Rabu, 20 November 2019

Kamu, Doaku




Waktu terus berputar
Seiring doa yang tidak pernah gentar

Ku sertakan namamu sebagai penghantar
Siang berganti malam
Terang berganti kelam

Tetap, namamu ku dengungkan pada Sang Pemilik Siang dan Malam
Kamu,
Namamu,
Parasmu,
Ku bayangkan semua jadi satu
Lalu, ku nyatakan dalam doa

Apalah arti kata "Aishiteru"
Jika aku tak menyebut namamu dalam doaku
Apalah aku yang mencintaimu
Tapi, Allah tak memberi restu

Maka, selama nafas berhembus sempurna
Selama ragaku masih bernyawa
Kamu,
Namamu,
Akan kunyatakan dalam doa
Akan kujadikan kamu bagian dari sejuta doaku pada-Nya

- Teruntuk "D.A"
Arani Puitism, 11 Agustus 2018 22:11

Sang Penghujam


R.I.N.D.U
Engkau begitu kejam

Tibamu menghujam
Bahkan saat aku terpejam

R.I.N.D.U

Bisakah engkau berlalu
Kehadiranmu hampir membunuhku

Menghentikan langkahku, bahwa aku mampu menahan rindu

Tegakah engkau?
Melihatku tersenyum bahagia

Aku mohon padamu..
Senyumku itu bukan sekedar untuk bahagiaku

Tetapi,
Aku ingin Ayahku pun tersenyum di Syurga-Nya


-Arani Puitism ( Pani Sriutami)
Tangerang, July 31 2018 23:40

Sabtu, 16 November 2019

Diantara Do'aku





AKU TAK INGIN KEHILANGANMU

Waktu terus berjalan
Siang berganti malam
Kemarau berganti Musim penghujan
Aku dan kamu semakin terjatuh kepada rasa yang kian dalam
Oh, tidak.. Bukan aku dan kamu
Tapi, hanya aku..
Aku yang kian terperosok kepada rasa ini..
Rasa yang amat indah..
Rasa yang selalu membuatku tersenyum dikala mataku terpejam dan anganku beranjak menyentuh waktu, disaat aku disampingmu..
Aku tak ingin kehilangan rasa ini
Aku tak ingin kehilangan sosokmu
Aku ingin rasa ini selalu hadir
Aku ingin sosokmu selalu disini, disampingku..
Bagaimana bisa aku membayangkan kehilangan sosokmu..
Kamu,
Dirimu,
Tawamu,
Candamu,
Itu semua sudah menjadi bagian dari bahagiaku yang sederhana.
Bagaimana bisa, aku kehilanganmu..
Sosokmu yang selalu ku jumpa dikala waktu berbaik hati untuk mengizinkan kita berjumpa,
Wajahmu yang selalu terukir senyuman terindah dikala aku menyambut perjumpaan antara kita,
Rambutmu yang tersisir rapi,
Hidung mancungmu,
Kumismu yang manis melekat diatas bibirmu yang sexy,
Janggutmu yang menghiasi dagu lancipmu,
Aroma khas dirimu yang terhembus angin dan selalu ku hirup untuk menenangkan rasa rindu yang berkecamuk,
Tubuhmu yang tegap dan sigap kemudian memelukku untuk melampiaskan kerinduan..
Itu semua adalah sosokmu yang telah melekat dalam diri dan ingatanku.
Jelaskan,
Bagaimana bisa jika aku kehilangan dirimu?
Aku tak mampu tanpa sosokmu,
Bahkan sosokmu adalah kenyamananku,
Berada didekatmu, sembuh lukaku, sembuh sakitku, hilang sedihku..
Tubuhmu tempat ternyaman untuk diriku bersandar, tempat melampiaskan seluruh peluhku tanpa harus bercerita,
Mendengar detak jantungmu.. Sungguh bahagiaku yang luar biasa,
Hembusan nafasmu penghilang khawatirku..
Aku tak ingin kehilanganmu.
Meski aku tahu tak akan ada yang abadi, maka biarlah aku yang menghilang darimu. Biarlah aku yang meninggalkanmu terlebih dahulu.
Karena, aku tak mampu tanpa dirimu.

-Hiperbola
Aranipuitism, 23 Jan 2019 pukul 23:06